di antara barisan kilaumu tapak terhias elok
suaramu amat merdu menggema
dengan dendang petir yang menyabar
hanya sebait kata
padamu cinta, kucurahkan kesuburan
di muka bumi yang selalu mengundang tangis miris hati
dan nyaian lapar menusuk nusuk nurani
tak mahu mengerti dan berbagi
aku pun hanya mengais sisa makanan
di tong sampas berbau busuk menusuk
tuk melangsungkan hidup esok hari
salam YYY
060810
Tidak ada komentar:
Posting Komentar