hujung menuju pangkkal
di tuju hilanglah rasa cinta
bila engkau tak berbuat nakal
pasti bahagia selau kau jumpa
jumpa mata menatap pandang
ucap cinta haruslah selalu di jaga
patahan awan pun menghadang
itu cobaan yang harus kau terima
bunga kopi sedap mewangi
rekah senyumnya begitu indah
renungilah nasib menimpa diri
menuju masa depan yang cerah
cerah mentari di pagi hari
mengecup embun di pucuk daun
berdo'a hanya pada Illahi Robbi
tuk dapatkan pengampunan
YYY
280710
Rabu, 28 Juli 2010
Senin, 26 Juli 2010
Dendang Bersambut PetaniVII

burung merpati terbeng meninggi
melintasi langit nan biru
memang harga benih menjulang tinggi
petani pun sangat terharu dalam pilu
padi merunduk sangatlah indah
menguning emas sangatlah cerah
nafas petani semakin terengah
dengan harga padi yang rendah
pilu menggores angan yang resah
rasa terjepit di atas awan
panen tak sepadan penuhi gundah
rasa syukurnya tetap terpanjatkan
sungguh mulia ahklak petani
selalu bersyukurr walau hati disakiti
oleh tengkulak dan petinggi yang baik hati
tak menghargai keringat menyuburkan padi
YYY
260710
Minggu, 25 Juli 2010
Dendang Bersambut Petani VI

sawah ladang tak akan kritis
di tangan petani yang sabar
cangkul terayun di hujan merinjis
mengolah tanah yang hambar
tanah habar di tebar pupuk
di tanam padi supaya subar
usia bumin semakin lapuk
di penuhi petir yang menyambar
petir menyambar di terik mentari
cahayanya jatuh di beranda bumi
petani menangis dalamlah hati
merenungi nasib yang menimpa diri
nasib petani negeri sangatlah pahit
seribu masalah menghadang raga
harga kebutuhan naik setinggi langit
tengkulak dan petinggi negeri bergembira
YYY
260710
Kamis, 22 Juli 2010
dendang Bersambut Maaf

bila hendak ketanah jawa
tinggalkan tanda di gerbang sumatera
bila ada kehilafan kata
saling berjabat tangan memaafkan dosa
panjatkan doa mohon ampunan
menuju kesucian cinta dan iman
mari kita pererat kerukunan
tuk memperkuat rasa persaudaraan
bulan ramadhan segera tiba
sangatlah elok berbagi rasa
banyaklah dosa kuukir di dunia maya
mohon maafku pada semua saudara
nusantara negeri yang indah
penghuninya sangatlah ramah
hindarkan diri dari sifat serakah
tuk menjemput nikmat barokah
YYY
220710
Rabu, 21 Juli 2010
Dendang Bersambut Petani V

ikal mayang sangatlah indah
di pandang sangat menawan
hati tikus tak akan resah
melihat petani membawa senapan
zakat harta sudahlah dikeluarkan
pada yang berhak yang menerima
tikus datang hanyalah cobaan
tuk menguji ketabahan raga
bila hendak bercocok tanam
tanam kedalai depan halaman
tahun ajaran ini amatlah kelam
anak petani tak dapat melanjutkan
lanjutkan sekolah menuntut ilmu
ruang sekolah amat menggairahkan
tapi sayang harus menunggu
hasil panen tahun depan
YYY
210710
Selasa, 20 Juli 2010
Dendang Bersambut Keberkahan


butir mengunig sangatlah elok
di hiasi kehijauan yang menawan
hati bersyukur agar tak membelok
pada semua saudara dan kawan
musim panen sudalah tiba
petani mulai menuai padi
kusampaikan maaf melalui do'a
dari ketulusan hati sanubari
bayarlah zakat sesuai kadarnya
sucikan harta dari kemungkaran
itulah tandanya orang mulia
berbagi rizki pada yang membutuhkan
sucikan hati darilah noktah
tuk menyambut bulan mulia
di ramadhan yang penuh berkah
tuk dapakan kesucian cintaNya
YYY
210710
Dendang Bersambut Petani IV

jerat bukan sembarang jerat
melintang di tengah jalan
sungguh tikus tak punya adat
selalu menimbulkan kerusakan
padi di tanam tumbulah subur
hijau terbentang sangatlah indah
datang tikus padi pun hancur
hati petani pun semakin resah
layar kaca tinggalah layar kaca
sebagai penghibur hati resah
duka petani semakin membara
tapi senyumnya selalu merekah
senyumnya cereh secerah surya
surya menyapa di pagihari
petani tak pernah putus asa
menghadapi cobaan yang menepi
YYY
190710
Jumat, 16 Juli 2010
Dendang Bersambut Tani III

cocok tanam sangatlah elok
elok di pandang oleh petani
hidup petani selalu tak elok
ditipu daya tengkulak yang lihai
panas terik tersiram mentari
mentari meninggi di atas langit
penghasilan tani tak di hargai
petinggi negeri selalu membelit
kampanye politik sangatlah elok
petani menghiasi layar kaca
nak tancapkan taring tak membelok
membidik simpatik rakyat jelata
janji pentingi melebihi surya
surya menepi keufuk barat
hasil kampanye tak pernah ada
petani pun semakin sekarat
YYY
160710
Kamis, 15 Juli 2010
Curahan Senja

senja kucurahkan jeritan jiwa ini padamu
di tepi pesisir lampung, ku kecup pasir yang berbaris di air
rambatmu menyusuri ruh ruh di tepian kelam
dan bunga seja berajak malam
dangan keindahan angin menusuk hati
mengaduk sunyi, dalam kerinduan padamu.
bisakah di gores lagi darah yang sudah hangus membetuk kemukus
janganlah diam air, hempaskanlah murkamu di batu karang
bersama kehancuran jiwa renta yang pantas di murka
YYY
150710
Rabu, 14 Juli 2010
Dendang Bersambut Pak tani II

burung merpati burung garuda
terbang tinggi membelah awan
petani hidupnya selalu penuh derita
nasibnya tak pernah di perhatikan
memang petani pahlawan sungguhan
mengolah pangan untuk bangsa
para petinggi pun tak menghiraukan
nasib rakyat yang penuh sengsara
pelanduk bukan sembarang pelanduk
pelanduk turun dari gunung cermai
sungguh petani semakin mabuk
harga pupuk semakin meninggi
lambung melambung setinggi awan
awan hitam semakin kelam
sungguh nasib ini amat memilukan
di negeri kaya sumberdaya alam
YYY
150710
Cinta Menjerat Mawar


mawar
begitu elok parasmu, mereah delimamu amat rekah
hiasi sore nan ceria di beranda kehijauanmu
kini mekarmu amatlah wangi kunjungi sunyi cinta
yang mendera sukma penuh asa
mawar, kuhanya bisa mengeja dan titipkan rasa
pada secarik kertas, ku ukir sebuah kata
yang selalu hadir menusuk dan menusuk, ruang hampa
semoga engkau dapat meresakan rinjisan rasa
yang kupersembahkan hanya padamu
YYY
140710
Gayung Bersambut Kawan

malu malu itulah sifatku
karena malu sebagian iman
biarlah goda selalu menggebu
lebih baik kita berkawan
sangatlah elok gaun di pakai
di pakai oleh adik yang rupawan
biar lah kawan selalu mengoda hati
daku tak marah padamu kawan
kawan lama datang menepi
menepi di serambi rumah
marilah kita saling berbagi
berbagi pengalaman cerah
cerah langit cerahlah hati
langit biru penuhlah cinta
cinta kawan elok abadi
sangat elok tuk berbagi rasa
YYY
140710
Dendang Bersambut Sore

jalan pulang membeli mawar
di beli di penggir jalan
mari kita bersikap sabar
dalam santun berbalas pantun
pantun anyar harus di bagi
di bagi pada semua kawan
sore ini sangat harum wewangi
di hiasi paras yang rupawan
berlayar kenegeri lampung
mengarungi selat sunda
mari kita bersenandung
senandung lagu ceria
tanam rotan di pinggir kali
kali beriak banyaklah air
hatiku pun senang sekali
dengan keelokan satun yang sabar
YYY
140710
Selasa, 13 Juli 2010
Dendang Bersambut Pak Tani I

manis kata semanis gula
gula dunia amatlah pahit
pak tani hatinya gulana
melihat tikus selalu berkelit
kelit berkelit dia jagonya
seperti pendekar dari tanah jawa
mari hibur hati pak tani yang lara
dengan irama pantun jenaka
pajak upeti haruslah di bayar
di bayar denganlah harta
petinggi dan bubati harusnya sadar
dengan rakyat yang menderita
derita rakyat derita kita
bergema di seluruh negeri
hidup kita sangat menderita
janganlah lupa pada Illahi Robbi
YYY
140710
Dendang Bersambut Tikus IV

memasak ketan dengan kukusan
di campur kelapa untuk urapnya
mari berburu tikus di perkantoran
pastilah di dapat secara dusta
tikus berlari di dalam selokan
selokan dangkal tak ada airnya
pastilah tikus dapat di temukan
dengan perangkap pesona cinta
pesona cita terus bergema
di iringi lantun yang merdu
lihat gemerlap lampu disana
tikus bernyanyi lagu merindu
lagu merdu mendayu dayu
di iringi irama seruling
sungguh tikus pandi meniru
minum arak sambil triping
YYY
140710
Dendang Bersambut Tikus III

rinjis merinjis langit menangis
mendung hitam warnanya kelam
hati pertiwi semakin miris
melihat tikus bercocok tanam
bercocok tanam menanm ubi
ubi di tanam di pematang
sungguh tikus baiklah budi
hasil petani semakin kurang
tikus berbudi amatlah elok
keelokannya menyakiti hati
hati petani semakin tak elok
melihat tikus selalu menyakiti
petani datang membawa perangkap
di pasang di tengah pematang
tikus di pematang hanya menatap
melihat petani datang bertandang
YYY
130710
Senin, 12 Juli 2010
Dendang Bersambut Tikus II

kayu meranti di bikin sampan
sampan dikayuh menuju hulu
tingkah laku tikus amatlah sopan
mengerek padi di negeri yang pilu
pasang racun tikus di tengah sawah
di bumbui padi yang amat nikmat
tikus pun tak pantang menyerah
walau pun ada racun yang menjerat
jerat bukan sembarang jerat
jerat di pasang oleh pak tani
memang tikus pandai bersilat
pak tani selalu merugi uputi
rugi jerat amat penuh kesakitan
sakitlah badan remuklah hati
tikus selalu membalikan keadaan
di negeri pak tani yang selalu tersakiti
YYY
130710
Dendang bersambut Sitikus I

dendang petani di tengah sawah
mengayuh cangkul sepenuh hati
hatinya pun semakin resah
disakiti tikus merusak padi
keringat keluar banjiri sawah
sawah di garap penuhlah cinta
pak tani senyumnya merekah
pada tikus pengrusak cinta
tikus bersorak penuh gembira
gembira ditengah kebun padi
datang kucing nak menangkapnya
kasih upeti kucing langsung menepi
kucing dan tikus duduk berdampinagan
membagi hasil perolehan rizki
amatlah elok pak tani di rugikan
di tengah kemiskinan negeri
YYY
120710
Bersambut Rasa

pulau bali terlampau sudah
tempat kita memadu cinta
sungguh adinda sangat bergairah
mari kita susun dengan keindahan cintaNya
rinjis gerimis di hari kamis
kutanam benihlah bunga
terimakasih adindaku yang manis
pesimisku pun tak pernah ada
hari kamis malamlah jumat
paling nikmat berdua dengan adinda
amat manis bunga tersemat
di telinag adinda yang aku puja
putik berkembang bungalah mawar
berhias indah dalam taman
cintaku tak akan buyar
pada adinda kesayangan
YYY
072010
Bersambut Bunga Mekar

sangatlah indah bunga rampai
sebagai koleksi taman bunga
sungguh malu cinta terbelai
pada kanda yang memanah cinta
angin dan panah menyatu arah
menuju bilik hati berbunga cinta
rindu kanda pun sudah tercurah
pada dinda yang selalu kanda cinta
tanam melati di bukit tinggi
sangatlah susah untuk tumbuh
bila cinta kanda sudah kembali
pupuk dan siramlah agar selalu rekah
rekah bunga merah delima
di semai dalamlah taman
mari kanda kita siram bersama
cinta kita dengan kebahagian
YYY
060710
Kera Bersambut

kaos kaki sutra di pakai kera
berjingkrak kesana kemari
mencari upah untuk dahaga
di negeri yang tersakiti
negeri yang indah negeri pertiwi
kera hidup sangatlah makmur
sungguh rakyat tersakiti
dengan tingkah lakunya yang hancur
laju melaju kepulau pertiwi
samudara biru banyaklah ikan
kera hidup memungut upeti
dengan kerakusan yang menawan
tawar menawar daging di pasar
harganya mahal tak jadi beli
kemana lagi kita akan bersandar
tuk menyalurkan aspirasi hati tersakiti
salam, YYY
Hari ini, 080710
Bersambut Rindu Dalam Kekalahan

menanam ubi di halaman
tanah di cangkul supaya gembur
mimpi jerman tlah hanjur berantakan
oleh gol sepanyol yang manjur
jerman sepanyol mengadu lutut
satu gol sudahlah cukup
membuat jerman bertekuk lutut
tanpa satu patah kata yang terucap
mengucap kata sangatlah berat
pada tim idola yang telah kalah
sobatku janganlah kau terus cemberut
marilah kita gembira dengan berdansah
berdansah denganlah berdendang
berdendang pantun melayu
mari sobatku semua berjenaka riang
mengolah pantun yang mendayu rindu
YYY
080710
Kumpulan Pantun

Dendang Bersambut Rasa
batang berduri terlanjur diraba
tangan terluka terasa sakit
bila cinta kanda sudahlah ada
mari kita ikat janji suci penuh semangat
sudah dinda belah kayu cendana
dinda racik menjadi tasbih
duhai kanda yang memiliki cinta
cinta terbalas denganlah kasih
tasbih melingkar di atas tangan
berputar searah jarum jam
bila cinta sudah digenggaman
marilah ubah cinta kita yang kelam
dingin malam sangat mencekam
bermandikan harum kesturi
cinta kanda sangatlah nyaman
kapan dinda di sunting jadi istri
YYY
060710
********************
Dendang Bersambut Sabar
biarlah petani lelah bercocok
bercocok bungalah mawar
bila hubungan selalu cekcok
itulah ujian supaya kita sabar
agas bukan sembarang agas
menghisap darah sampailah kembung
bertindak tegas amatlah pantas
itu tandanya abang semakin sayang
bunga ilalang putih warnanya
terbang tinggi tertiup angin
memang abang penuh wibawa
cinta didan mengalir seperti angin
angin cinta berbisik merdu
mengucap seribu kata cinta
duhai abang kapan kita bertemu
memadu kesucian cinta yang penuh rasa
YYY
060710
*******************
Meronce Rindu Bersambut
minum anggur hangatkan badan
sebagai penambah setamina
mari kita saling menjaga kepercayaan
tuk melangsungkan kehidupan cinta
lentera ditaruh diatas kayu
kayu terbakar olehlah api
janganlah abang bermain cinta dan rindu
pada dinda yang memiliki cinta suci
obat rindu adalah bertemu
bertemu pujaan hati
bila kanda ingin cinta kita menyatu
cepatlah sunting dinda sebagai istri
meronce indah bunga melati
di taruh diatas sanggul dinda
cepatlah kanda dantang mengikat janji
meresmikan hubungan kita
YYY
060710
***********************
Lampung Bersambut
pergi kelampung niaklah feri
feri menepi di kota kalianda
dinda selalu menanti di bakau heni
menanti kanda datang meminang dinda
burung camar mengarungi samudara
hinggap menepi di atas feri
dinda tak banyak perminta pada kanda
kirimkan saja sedam malam penuh wewangi
tinta tergore daitatas kertas
kertas diliapat dalamlah amplop
bila kanda ingin tau kabar yang manis
bulan haji kanda datang menghadap
bila ingin datang menghadap
jangan lupa sedap malamnya
bila janji sudah terucap
haruslah di tepati oleh kanda
YYY
060710
*********************
Janji Bersambut
uba rampe untuk meminang
di tata rapi dalamlah peti
silahkan jika dikau mau pulang
kini kutagih janji yang harus ditepati
biarkan semut bercinta dalam jelaga
di malam hari amatlah kelam
tlah kusampaikan pada semua saudara
sampai jumpa wa allaikumsalam
malam kelam berganti pagi
mentari pagi terasa hangat
kini tiba saatnya menagih janji
padamu sobat tuk meminta ketupat
ketupat sayur nikmat rasanya
dimakan habis tak tersisa
kemana lagi harusku bertanya
menantimu yang tak kunjung tiba
YYY
070710
*********************
Janji Bersambut II
lebih tajam mata anak panah
lepas melesat dari busurnya
wajah dinda jaadi terperangah
melihat cinta kanda yang menyala
bila hendak pergi kepulau lampung
jangan lupa membawa pelita
kini kanda datang bersenandung
maafkan dinda terlambat menyambutnya
semua mangsa sudahlah tewas
raga terjebak perangkap kelinci
maafkanlah sikap dida yang terbatas
terhadap kanda yang mengais rizki
saudara datang mengucapkan selamat
lepaskan salam segera pergi
dinda selalu mengharap cinta yang tersemat
dari ketulusan hati kanda memberikan cinta suci
YYY
070710
***************
Rinjis Gerimis Bersambut

rinjis gerimis membasahi taman
sejuknya amat terasa
hilangkan kegersangan bunga keindahan
bunga bersemi indah dan nyata
seribu bunga mekar di taman
taman hati berbunga cinta
sair melayu amatlah menawan
di ucap sanak berbalas pantun jenaka
nak berbulan madu kepulau bali
melalui pulaulah jawa
lestarikanlah budaya negeri
nusantara pasti berjaya
pulau jawa pulau sumatera
selat sunda terlampau sudah
budaya negeri terlantun jenaka
santun berbalas pantun sangatlah indah
YYY
050710
Putik Melati Bersambut

putik melati mekar indah
di rinjis gerimis penuh kesejukan
jarak kita amatlah jauh
rindu abang sudahlah kukirimkan
kirim cinta berlebel rindu
di atas kertas tertulis nama
kutulis cinta hanya untukmu
sirnakan rasa rindu yang menggema
gema angin berbisik mesra
pada dedaunan di sekat malam
kesejukan cinta adinda sudah terasa
pada ruh cinta yang menyalam
purnama sudahlah merekah
di atas langit yang biru
senyum adinda amatlah cerah
secerah purnama dihatiku
dua puluh empat purnama terlewat sudah
kita berpisah di selat sunda
duhai adinda janganlah resah
Idul fitri abang pulang membawa cinta
merinjis gerimis diselat sunda
mengarungi samudra biru
Insa Allah kita akan berjumpa
bila ruh dan raga masih menyatu
satu ayat ikut menyatu
di baca di depan saksi
insa allah cinta kita menyatu
resmilah sudah menjadi suami istri
para saksi sudalah berkumpul
berkumpul di ruang tamu
saksikan ijab dan kobul
meresmikan cinta kita yang menyatu
YYY
010710
Rebah Samudra Bersambut

rebah samudra selat sunda bigitu elok
ramah gelombangnya amat ceria
ceria pagi ikut melenggak lenggok
hampiri diriku yang pulang membawa cinta
buih gelombang mengecup geladak
bentang layar menuju pulau lampung
apa kabar kampungku yang elok
sekian lama aku hidup diranatau orang
di rantau orang sangatlah susah
mengkolek sandang dan pangannya
rinduku tercurah sudah
pada ayahanda dan ibunda yang ku cinta
langit merekah tanpa awan
menanti kehangatan mentari
duhai sanak saudaraku yang rupawan
mari kita berbagi rindu di hati
YYY
26061
Simpang Tiga Bersambut

rindu bukan sembarang rindu
menyatu dalamlah jiwa
setiap waktu melantun ayat merdu
di simpang tiga titian sukma
simpang tiga penuh makna
menyejukan dinding hati
dalam jiwa membekas gulana
pasti akan terobati
obat mujarab adalah doa
di mohon dengan hati ikhlas
pasti hati terasa lega
mendapatkan nikmat yang amat pantas
agas bukan sembarang agas
menggigit kulit pasti terluka
bila nikmat sudahlah pantas
bersyukurlah hanya kepadaNya
nikmatnya terus mengalir
seperti pasir menyisir pantai
bila duka dangtang menyisir
semu itu ujian dari Illahi robbi
ujian bukan sembarang ujian
ia datang mengalir di ruh raga
itu semua adalah pembelajaran
untuk kita bersikap dewasa
sikap dewasa amatlah perlu
harus di miliki setiap insan
jikalau semuanya sudah menyatu
pasti akan memiliki kesabaran iman
jiwa besar amatlah sabar
sebagai penopang iman dan taqwa
kita semua haruslah belajar
pada guru dan pengalaman jiwa
YYY
240610
Nikmat Bersambut

bendera sudahlah berkibar
di kibar danganlah tambang
suara Adzan sudah terdengar
mari kita tunaikaan shalat yang agung
adzan merdu menusuk hati
memanggil untuk kita shalat
mari saudara kita sucikan hati
mengikat shalat dengan rumpun nikmat
nikmat di dapat sangatlah indah
dengan semangat kita menggali
jalan yang di tuju sangatlah susah
mari sanak kita kuatkan iman di hati
bunga melati putih berseri
senyumnya elok penuh ceria
walau pun susah kita mengkaji
pasti kita mendapatkan kesucian cintaNya
YYY
230610
Lima Perkara Bersambut

pilih memilih harus di pilih
dalam temaram terucap salam
kekusutan sudahlah pulih
pada gelombang cinta yang menyalam
salam terlontar sangatlah elok
dengan hati bertasbih cinta
jalan kita pasti banyak berbelok
tuk meraih kesucian cintaNya
Shalat malam sangatlah perlu
luruskan hati dari segala noktah
menyentuh cintaNya sangat kurindu
dengan tinta air mata kuberserah
kolek ketaman mencari bunga
sedam malam tlah aku dapatkan
mari sanak kita bershalawat cinta
dengan lima perkara elok rupawan
lima perkara sudah di jalankan
dengan keikhlasan hati penuh cinta
berdendang pantun saling mengingatkan
tuk menjalankan segala perintahnya
awan putih berkembang indah
di peraduan langit yang membiru
taubat kita sangatlah cerah
pada cinta Tuhan yang terpadu
YYY
230610
Senyum Pagi Bersambut

jangan sering kau duduk melamun
apa lagi melamunkan abang
mari kita berdendang pantun
salam terucap penuh senandung
pagi pergi senja pun singagah
melepaskan lelahnya raga
bahagia tlah tersampai amanah
pada semua saudara senusantara
senyum pagi menyambut mentari
bersama nayian kutilang melepas cinta
salam bersambut senyum berseri
sebagai pengobat hati yang sedang lara
lara bukan sebarang lara
masih selalu terngiang ngiang
pantun jenaka adalah obatnya
melantun dendang yang riang
YYY
220610
Gerbang Sumatra Bersambut

olah mengolah memori
berjabat hati melalui sastera
hidup kita tak sanggup menyendiri
salam terucap untuk semua saudara
gerbang sumatra sangatlah indah
pagi hari terkecup mentari
salam terucap dangan senyum cerah
pada saudara senusantara yang kucintai
berdayung sampan ketepi muara
tidak lupa membawa pancing
bertemu sanak jadilah saudara
banyaklah saudara hati pun riang
siang hari sangatlah panas
berteduh dibawah cemara
mohan maaf segala ucap tak pantas
pada sanak dan semua saudara
kertas di lipat diatas meja
banyaklah kata yang tersirat
pada Allah Swt kupanjatkan do'a
mohon ampun dari dosa yang menjerat
YYY
220610
Kelopak Bersambut

bunga melati bunga teratai
tumbuh di tepi muara
duhai adinda yang baik hati
lupakanlah segala yang mendera
bunga melati layu terluka
di sentuh sikumbang jalang
duhai adinda yang aku cinta
mari melatun pantun yang riang
alam maya sangatlah indah
bisalah berceloteh semaunya
mohon maaf atas ucap yang salah
pada adinda yang punya nama
kelopak mega jinga warnanya
menghias senja yang biru
terucap do'a dan maaf menggema
padamu yang aku rindu
YYY
210610
Salam Bersambut

salam bersalam dalamlah sastera
kata elok tersusun rapi
hubungan mesra pasti tercipta
dalam hati dan sanu bari
memasang lukah di muara
tuk dapatkan ikan teri
marilah kita berpantun jenaka
tuk mendekatkan cinta dihati
cinta dihati sudalah tumbuh
elok bak bunga melati
persahabatan sastera sudahlah tabuh
di penjuru nusantara yang di cintai
dari sumatra ketanah melaka
tidaklah lupa membawa kain katun
janganlah dilupa kebudayaan nusantara
melantun sifat yang penuh santun
YYY
210610
Minggu, 11 Juli 2010
Bunga Bersambut

Senja merona sangatlah indah
Nak kuambil persembahkan cinta
Pada adinda yang sedang resah
menyambut tangan adinda tercinta
Bunga melati terpetik sudah
Di selip diatas telinga
Hati adinda pun semakin resah
pada abang yang mengumbar cinta
Bunga mawar warnanya biru
durinya menusuk hati penuh cinta
Duhai adinda yang aku rindu
Tak mungkin abang mengubar cinta
Buah pinang terbelah dua
Di campur kapur daunlah sirih
Duh abang yang selalu menggoda
Jangan di duakan cinta yang rekah
Bibir merekah terkena sirih
Warnanya merah delima
Wahai adinda yang terkasih
Tak mukinlah aku menduakan cinta
Dua kali mawar terpetik
Darilah ranting yang kering
Abang pun berbisik asik
Hati adinda jadi riang
Bisik bukan sembarang berbisik
Indah kata pun terngiang
Duhai adindaku yang cantik
Bulu kuduk abang jadi meremang
Burung camar melayang layang
Terbanglah tinggi di langit biru
Bulu kuduk adinda juga meremang
Tersentuh rindu abang yang menggebu
Mawar biru itu parasmu
Sangatlah elok rupawan
Hati abang sudah puas merindu
Melepuhlah awan yang perawan
Mawarlah biru julukanku
Yang selalu terngiang ngiang
Kisah itu suddah berlalu
Membuat adinda terbayang bayang
Bayang membayang di pelupuk mata
Wajahmu pun cepat berlalu
Rindu abang makin menganak mata
Pada dirimu yang aku rindu
jemput menjumput rindu dan cinta
cinta terjemput rindu terobati
bila abang datang menyulam cinta
sungguh bahagia rindu terobati
YYY
170610
Bersambut Puji Syukur

puji syukur pada Illahi
menyemat rizki dengan cinta
berkerja iringi doa suci
memberi nafkah pada keluarga
daun suji daunlah pandan
di keringkan di bawah mentari
rizki ini sudah sepadan
tak harus di sesali
padi di olah jadi makanan
di tumbuk di atas lesung
rizki halal sudahlah di dapatkan
berikanlah 2,5% pada yang tak ungtung
bunga melati putih berseri
sebagai pengikat cinta
hati ini selalu berseri
atas semua limpahan nikmatNya
YYY
150610
Kecipir Bersambut

buah kecipir di potong potong
di bikin sayur tumis
janganlah engkau suka bohong
pada orang yang manis
buah manggis terasa manis
terasa di lidah tak terasa
bohong tak terucap di bibir yang manis
pada engkau yang punya nama
tembok bukan sebarang tembok
di hajar aku yang terkapar
janganlah engkau membelok belok
ah abang membuat adinda tak sabar
kata membelok banyaklah arti
penuh rintang menyusun mahligai cinta
bersabarlah adinda yang baik hati
cinta kanda hanya untuk adinda
YYY
140610
Retak Bersambut

bunga ilalang berwana putih
berdeting tersapu angin
duhai adinda berkrudung putih
seyumnya ramah tersungkig angin
sabana indah terhampar luas
terkecup mentari ia pun kering
kata terbalas penuh memelas
mari abang berbalas pantun yang riang
bunga kenanga sangatlah wangi
tersengat mentari ia pun kering
adinda manis yang baik hati
abang pun siap berbalas patun nan riang
kertas berserak tertulis tinta
mata memandang keujung sepi
duhai abang yang punya nama
bolehkah adinda meyemat melati
tanam melati diatas tanah
di semai di bawah mentari
duhai adinda tersenyum ramah
silahkan engkau semat cita dalam hati
daun waru berbentuk hati
jatuh terpetiklah tangan
cinta adinda pun tak akan mati
walau kita tak bertemu di pelaminan
kayu jati terukir halus
disentuh pengukir ternama
abang ikhlaskan cinta yang tulus
tuk kebahagian adinda tercinta
cinta suci selalu bergema
bergema dalamlah hati
kuterima segala keputusan dinda
dengan ketulusan hati suci
YY
110610
Bersambut Makna CintaNya

bunga rampai melambai lambai
Melambai cinta di langit biru
gadis lampung senyumnya melambai
Membuat aku menjadi malu
layar berkembang dari pulau jawa
singgah di pulau lampung
janganlah malu pada adinda
nanti abang sesal di belakang
kayu meranti disekal sekal
sebagai rabatan tangkai melati
hati abang tak akan menyesal
mengenal adinda berkerudung melati
pohon pinang pohon meranti
di tanam berjajar begitu indah
sungguh pandai abang merayu hati
hati adinda jadi resah dan gelisah
mawar biru berparas ayu
di selip diatas telinga
bukannya abang merayu dirimu
budi pekertimulah tersemat rasa
burung kenari terbang melayang
jauh meninggi diatas awan
wahai abang yang bertandang
hati adinda pun jadi tertawan
burung gagak burung kutilang
terlepas dari sangkar
duhai adinda yang tersayang
hati abang pun jadi mekar
burung elang hinggap di dahan
menatap ular tidur melingkar
abang duduk bersila berhadapan
adinda pun siap dengan sabar
kayu cendana dibikin tasbih
wanginya menusuk hati
mari adinda kita bertasbih
memohon barokah dari Illahi robbi
bunga melati putih berseri
menyentuh iman dan taqwa
marilah abang kita syukuri
segala anugrah serta nikmatNya
bunga kemboja bertudung suci
penuh makna dalam kata
mari adinda kita bertaobat sebelum mati
saling ingatkan iman dan taqwa
Iman dan takwa selalu bergema
Bergema dalamlah hati
Panjatkan doa hanyalah padaNya
Dari segala noktah membelenggu diri
Doa bergama dalamlah hati
Di bait hari sunyikan sukma
Marilah abang kita renungi diri
Dari semua noda yang menjelma
Jelma nafsu ikuti setan
Setan terkutuk banyaklah dosa
Marilah bendung nafsu keserakahan
Mendekatkan diri dengan cintaNya
YY
100610
Cinta Bersambut II

Buah pinang daun sirih
Di petik di atas bukit
Duhai adindaku yang terkasih
Sambutlah rindu abang yang membukit
Daun pepaya amatlah pahit
Di masak di atas tungku
Rindu adik pun melebihi bukit
Pada abang yang aku rindu
Kain tapis bersulam mawar biru
Di beli dari tanah lampung
Bertemu sudah rindu yang menggebu
Pada adinda yang tersayang
Selandang sutra bermanik permata
Melekat diatas pinggang
Duahai abang yang tercinta
Kasih sayang adik pun makin berkembang
Kembang melati amatlah indah
Senyum berseri sepanjang hari
Cinta abang tak akan patah
Di makan waktu menyekat hati
Merpati terbang di pagi hari
Membawa segudang cinta
Bila abang akan pergi
Bawalah adinda turut serta
Senja meronan di pohon cemara
Rindang mengayomi hati
Pasti abang membawa adinda turut serta
Karena kita sudah menjadi suami istri
Sedap malam sudahlah wangi
Di tabur di malam penuh cinta
Duhai suami yang aku cintai
Kurelakan semua jiwa dan raga
YY
080610
Binta Bersambut

Daun sirih daun selasih
Bibir tersungging senyum manis
Begitu ramah canda kekasih
Begitu elok teramat manis
Gula dunia terasa manis
Duka dan senang dalam cinta
Sepah dibuang habislah manis
Janganlah abang di duakan cinta
Bunga mawar dipetik kumbang
Cinta dan duka hanya milikNya
Wahai abangku tersayang
Cinta adik tiada duanya
Beli kain tapis kepulau lampung
Nak kuikat cincin penyemat cinta
Kumbang terus berdendang riang
Rasa ini hanya untuk adinda tercinta
Jalan jalan ke pekanbaru
Pulangnya membawa kabar
Sungguh abang pandai merayu
Kapan abang datang melamar
Jalan jalan kekota palembang
Tidak lupa membawa kain biru
Sabarlah adindaku tersayang
Bulan depan abang melamarmu
Berlayar kepulau seberang
Mengarungi samudara biru
Wahai abang yang tersayang
Pasti adik sabar menunggu
Beli rotan di potong lima
Memagari mawar biru
Menyemat janji penuh setia
Di depan penghulu pasti bertemu
YY
040610
Kamis, 08 Juli 2010
bersambut Budaya Negeri
Lagu sayu di balik panggung
Bakat seni tradisi sudahlah ada
Mari kita bersenandung
Lestarikan budaya pantun yang ceria
Senadung ceria indah terasa
Tarsaji dengan murni
Sungguh indah cinta tercipta
Dengan seni budaya negeri
Negeri indah darilah seni
Mencipta pentun jenaka nan ceria
Mari kita lestarikan pantun negeri
Wariskan budaya pada anak bangsa
Budaya cinta sudalah terasa
Dari pencipta seni yang menjalar
Marilah ajari anak cucu kita
Mencintai seni agar tidak kurang ajar
YY
300510
Bersambut Pantun

Bersajak pantun diatas tikar
Dendangnya begitu indah
Terpagut rasa darah menjalar
Begitu nyaman tertata di lidah
Lidah berdarah terkatup gigi
Mengunyah kata sambil belajar
Menyaring makna dalam hati
Mari lestarikan budaya dengan belajar
Bunga pantai tersapu buih
Selasih tercium penuh wangi
Kura kura berjalan tertatih tatih
Menjunjung tinggi budaya negeri
Negeri di hargai dari budaya
Sedakap diri sopan dan santun
Terciptalah dari ketulusan cinta
Haruslah jiwa kita santun dalam pantun
YYY
290510
Langganan:
Postingan (Atom)